INTRODUCTION Bridge (game), one of several related card games played by four people with a deck of 52 cards. Two of the players are partners competing against the other two. The term bridge alone is generally used today as an abbreviation for contract bridge, which virtually has displaced other forms of the game. All bridge games stem from whist. Bridge whist, the original variation, was introduced in England late in the 19th century. The card game bridge has long been popular as a social activity. There are three main varieties of the game: auction bridge, contract bridge, and duplicate bridge. All are played by two teams of two players each.
In all forms of bridge, 13 cards are dealt to each player. One of the players declares which of the four suits shall be trump (making the 13 cards of that suit.
Blog Archive
Tuesday, January 26, 2010
What is BRIDGE?? (you may use google translation if necessary)
Posted by IbamImba at 8:03 PM 0 comments
Kimia
Kimia sering disebut sebagai "ilmu pusat" karena menghubungkan berbagai ilmu lain, seperti fisika, ilmu bahan, nanoteknologi, biologi, farmasi, kedokteran, bioinformatika, dan geologi. Koneksi ini timbul melalui berbagai subdisiplin yang memanfaatkan konsep-konsep dari berbagai disiplin ilmu. Sebagai contoh, kimia fisik melibatkan penerapan prinsip-prinsip fisika terhadap materi pada tingkat atom dan molekul. Kimia berhubungan dengan interaksi materi yang dapat melibatkan dua zat atau antara materi dan energi, terutama dalam hubungannya dengan hukum pertama termodinamika. Kimia tradisional melibatkan interaksi antara zat kimia dalam reaksi kimia, yang mengubah satu atau lebih zat menjadi satu atau lebih zat lain. Kadang reaksi ini digerakkan oleh pertimbangan entalpi, seperti ketika dua zat berentalpi tinggi seperti hidrogen dan oksigen elemental bereaksi membentuk air, zat dengan entalpi lebih rendah. Reaksi kimia dapat difasilitasi dengan suatu katalis, yang umumnya merupakan zat kimia lain yang terlibat dalam media reaksi tapi tidak dikonsumsi (contohnya adalah asam sulfat yang mengkatalisasi elektrolisis air) atau fenomena immaterial (seperti radiasi elektromagnet dalam reaksi fotokimia). Kimia tradisional juga menangani analisis zat kimia, baik di dalam maupun di luar suatu reaksi, seperti dalam spektroskopi. Semua materi normal terdiri dari atom atau komponen-komponen subatom yang membentuk atom; proton, elektron, dan neutron. Atom dapat dikombinasikan untuk menghasilkan bentuk materi yang lebih kompleks seperti ion, molekul, atau kristal. Struktur dunia yang kita jalani sehari-hari dan sifat materi yang berinteraksi dengan kita ditentukan oleh sifat zat-zat kimia dan interaksi antar mereka. Baja lebih keras dari besi karena atom-atomnya terikat dalam struktur kristal yang lebih kaku. Kayu terbakar atau mengalami oksidasi cepat karena ia dapat bereaksi secara spontan dengan oksigen pada suatu reaksi kimia jika berada di atas suatu suhu tertentu. Zat cenderung diklasifikasikan berdasarkan energi, fase, atau komposisi kimianya. Materi dapat digolongkan dalam 4 fase, urutan dari yang memiliki energi paling rendah adalah padat, cair, gas, dan plasma.
Posted by IbamImba at 7:33 PM 0 comments
kimia for the future
Pembantu Rektor (PR) I Unimed Drs Hasudungan Sinaga MS mewakili rektor mengatakan, kedepan program studi kimia akan mempunyai nilai saing tinggi, mengingat perkembangan ilmu dan teknologi sangat pesat. Karenanya ilmu kimia sangat menentukan masa depan manusia.
Hal itu dikatakan Hasudungan Sinaga pada pembukaan Seminar Ilmiah ” perkembangan Terkini Ilmu Kimia dan Pembelajarannya ” yang diselenggarakan Prodi Magister Pendidikan Kimia Program Pascasarjana Unimed, di kampus Unimed, diikuti 300 peserta, Sabtu (29/5).
” Kita jangan larut pada perkembangan ilmu itu sendiri, tanpa diikuti dengan bagaimana pendekatan ataupun proses pembelajaran yang efektif sehingga materi pendidikan kimia menjadi menarik dan diharapkan melalui ilmu kimia perkembangan ilmu dan teknologi akan lebih pesat ke depan “, katanya.
Menurutnya, sangat penting mengkaji apa dan bagaimana ilmu kimia itu. Kimia itu suatu ilmu yang baik untuk dipelajari di masa datang. Kehidupan manusia tidak terlepas dari unsur kimiawi. Gagasan seminar ini merupakan suatu jawaban terhadap daya saing ke depan.
Seminar sehari itu menampilkan tujuh pembicara yang merupakan dosen PPs-Unimed dan jurusan kimia, yaitu Prof Manihar Situmorang, Dr Albinus Silalahi, Dr Suharta, Dr Ramlan Silaban, Dr Zainuddin, Mukhtar MSi, Dr Simson Tarigan dan Dr Herbert Sipahutar.
Sementara Direktur PPsUnimed Prof Dr Usman Pelly MA mengatakan kehadiran program studi S2 Magister Pendidikan Kimia Unimed ini, merupakan satusatunya di Sumatera. Peranan para pakar kimia sangat menentukan sejauh mana perkembangan ilmu kimia dalam pembelajaran.
” Kehidupan kita tak lepas dari kimia. Kini ada kecenderungan dalam kehidupan manusia seharihari kita telah menjauhkan diri dari kimia beralih kepada obat tradisional. Kemudian kita juga telah dijajal dengan senjata-senjata kimia oleh negara adidaya AS, dan semua itu menjadi ancaman ,” katanya.
Usman Pelly mengimbau agar prodi yang baru ini tetap berorientasi pada quality assurance dengan mempertimbangkan kebutuhan dunia pendidikan, industri dan pariwisata.
Dr Ramlan Silaban pembicara sekaligus tim pengelola prodi baru ini, menjelaskan, program studi dengan izin nomor 686/D/T/2004 tersebut terbuka untuk semua kalangan, mulai menerima mahasiswa baru 2004/2005.
Posted by IbamImba at 7:13 PM 0 comments
Labels: http://www.silaban.net/2004/05/31/ilmu-kimia-tentukan-masa-depan-manusia/
