Pembantu Rektor (PR) I Unimed Drs Hasudungan Sinaga MS mewakili rektor mengatakan, kedepan program studi kimia akan mempunyai nilai saing tinggi, mengingat perkembangan ilmu dan teknologi sangat pesat. Karenanya ilmu kimia sangat menentukan masa depan manusia.
Hal itu dikatakan Hasudungan Sinaga pada pembukaan Seminar Ilmiah ” perkembangan Terkini Ilmu Kimia dan Pembelajarannya ” yang diselenggarakan Prodi Magister Pendidikan Kimia Program Pascasarjana Unimed, di kampus Unimed, diikuti 300 peserta, Sabtu (29/5).
” Kita jangan larut pada perkembangan ilmu itu sendiri, tanpa diikuti dengan bagaimana pendekatan ataupun proses pembelajaran yang efektif sehingga materi pendidikan kimia menjadi menarik dan diharapkan melalui ilmu kimia perkembangan ilmu dan teknologi akan lebih pesat ke depan “, katanya.
Menurutnya, sangat penting mengkaji apa dan bagaimana ilmu kimia itu. Kimia itu suatu ilmu yang baik untuk dipelajari di masa datang. Kehidupan manusia tidak terlepas dari unsur kimiawi. Gagasan seminar ini merupakan suatu jawaban terhadap daya saing ke depan.
Seminar sehari itu menampilkan tujuh pembicara yang merupakan dosen PPs-Unimed dan jurusan kimia, yaitu Prof Manihar Situmorang, Dr Albinus Silalahi, Dr Suharta, Dr Ramlan Silaban, Dr Zainuddin, Mukhtar MSi, Dr Simson Tarigan dan Dr Herbert Sipahutar.
Sementara Direktur PPsUnimed Prof Dr Usman Pelly MA mengatakan kehadiran program studi S2 Magister Pendidikan Kimia Unimed ini, merupakan satusatunya di Sumatera. Peranan para pakar kimia sangat menentukan sejauh mana perkembangan ilmu kimia dalam pembelajaran.
” Kehidupan kita tak lepas dari kimia. Kini ada kecenderungan dalam kehidupan manusia seharihari kita telah menjauhkan diri dari kimia beralih kepada obat tradisional. Kemudian kita juga telah dijajal dengan senjata-senjata kimia oleh negara adidaya AS, dan semua itu menjadi ancaman ,” katanya.
Usman Pelly mengimbau agar prodi yang baru ini tetap berorientasi pada quality assurance dengan mempertimbangkan kebutuhan dunia pendidikan, industri dan pariwisata.
Dr Ramlan Silaban pembicara sekaligus tim pengelola prodi baru ini, menjelaskan, program studi dengan izin nomor 686/D/T/2004 tersebut terbuka untuk semua kalangan, mulai menerima mahasiswa baru 2004/2005.

0 comments:
Post a Comment